v
REDUPLIKASI
Menurut Arifin dan Junaiyah (2009 : 11) Reduplikasi atau
pengulangan adalah proses morfologis yang mengubah sebuah leksem menjadi kata
setelah mengalami proses mofologis reduplikasi, entah dwipura (pengulangan suku
awal), entah dwilingga (pengulangan penuh), entah dwilingga salin suara
(pengulangan penuh yang berubah bunyi), entah dwiwasana (pengulangan suku
akhir).
Reduplikasi
dairtikan sebagai proses pengulangan hasil dari proses pengulangan itu dikenal
sebagi kata ulang (Sutanjaya, 1997 : 130).
reduplikasi
adalah salah satu proses dan hasil pengulangannya satuan bahasa sebagai alat
fonologis dan gramatikal (Kridalaksana,
1983 : 143).
Menurut Abdul Chaer, pengulangan
atau reduplikasi merupakan alat morfologi yang produktif di dalam pembentukan
kata (2006 : 286).
v
REDUPLIKASI
MORFOLOGIS :
a.
Pengulangan
Akar
|
No
|
Jenis Pengulangan
|
Pengertian
|
Contoh
|
|
1.
2.
3.
4.
|
Pengulangan Utuh
Pengulangan Sebagian
Pengulangan dengan perubahan
bunyi
pengulangan dengan Infiks
|
bentuk dasar yang diulang tanpa
melakukan perubahan bentuk fisik dari akar itu.
diulang dari bentuk dasar itu hanya
salah satu suku katanya saja (dalam hal ini suku awal kata) disertai dengan
“pelemahan” bunyi.
bentuk dasar itu diulang tetapi
disertai dengan perubahan bunyi.yang berubah bisa bunyi vokal, bunyi
konsonan, bunyi bisa menduduki unsur pertama.
sebuah akar diulang tetapi diberi
infiks pada unsur ulangannya.
|
meja-meja ( bentuk dasar meja)
leluhur (bentuk dasar luhur)
ramah-tamah, lauk pauk
turun menurun
|
b.
Pengulangan
dasar berafiks
-
pertama
sebuah akar diberi afiks dulu kemudian diulang. lihat menjadi melihat lihat
-
kedua
sebuah akar diredupliksi terlebih dulu,baru diberi afiks. jalan menjadi jalan-jalan
kemudian diberi prefiks ber- menjadi berjalan-jalan.
-
ketiga,
sebuah akar diberi afiks secara bersamaan, minggu
diberi prefiks ber- menjadi berminggu-minggu.
|
NO
|
Jenis pengulangan akar
|
dasarpembentukan
|
contoh
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
|
akar berkonfiks ber-
akar berkonfiks ber- kan
akar berprefiks me-
akar berklofiks me-kan
akar berklofiks me-i
akar berprefiks pe-
akar berkonfiks pe-an
akar berkonfiks per-an
akar bersufiks –an
utuh
mengulang akar dengan pengulangannya
akar berprefiks se-
utuh
mengulang bentuk karnya
akar berprefiks ter-
akar berkonfiks se-nya
akar berkonfiks ke-an
akar berinfiks (-em,-el,-er,m-)
|
ber + lari
berpelukan
menembak (dasar)
membedakan
menulisi
muda (dasar)
jelas (dasar)
per+ dasar+an
atur (dasar)+an
dasar+ an
se + dasar+ pengulangan utuh
se + dasar + pengulangan akar
ter+dasar+pengulangan akar
ter + dasar + pengulangan
se + dasar+ pengulangan + nya
ke+dasar+ulang dasar+an
dasar+ (-em)
|
berlari-lari
berpeluk-pelukan
menembak-nembak
membeda-bedakan
menulis-nulisi
pemuda-pemuda
penjelasan-penjelasan
pertokoan-pertoloan
aturan-aturan
biji-bijian
sedikit-sedikit
sekali-kali
tersenyum-senyum
sedapat-dapatnya
keragu-raguan
tali- temali
|
v
REDUPLIKASI
KOMPOSITUM
Kompoitum,
gabungan kata, kata majemuk. secara umum dibedakan atas unsur derajatnya, misal
: tua muda, yang kedua bedasrkan unsur tidak sederajat. contoh : rumah sakit.
Reduplikasi terhadap dasar kompositum dilakukan dalam dua cara : pertama,
dilakukan secara utuh dan kedua dilakukan secara sebagian. reduplikasi secara
utuh dilakukan terhadap kompositum yang kedua unsurnya sederajat dan kompositum
yang kedua unsurnya tidak sederajat tetapi memiliki makna idiomatikal, contoh :
ayam-itik-ayam itik.
v
REDUPLIKASI
DASAR NOMINA
nomina dapat berbentuk
akar, bentuk berprefiks pe-, bentuk berprefiks ke- , berkonfiks pe-an,
berkonfiks per-an, berkonfiks ke-an, bersufiks –an.
|
NO
|
Dasar pembentuk nomina
|
contoh
|
makna gramatikal
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
berprefikspe-, berprefiks ke-,
berkonfiks pe-an, berkonfiks per-an, berkonfiks ke-an, bersuiks –an dan
gabungan kata.
pemberian sufiks –an
pemberian prefiks ber-
pemberian sufiks-an
pengulangan utuh
|
peraturan-peratuan daerah itu
harus ditinjau lagi
kedelai termasuk tanaman
kacang-kacangan
kami sudah berhari-hari belum makan
anak laki-laki suka bermain perang-perangan
pagi-pagi sekali dia
sudah berangkat kerja
|
banyak (+terhitung)
banyak dan bermacam-macam (+berjenis)
banyak dngan satuan ukuran tertentu
(+ukuran/takaran)
menyerupai (+sifat tertentu)
saat atau waktu (+saat)
|
v
REDUPLIKASI
DASAR VERBA
|
NO
|
Dasar pembentuk verba
|
contoh
|
makna gramatikal & komponen makna
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Dasar verba
|
marah-marah
berlari-lari
tembak-menembak
duduk-duduk
ketik-mengetik
tahu-tahu
|
kejadian berulangkali (+tindakan)
(+durasi)
kejadian berintensitas (+tindakan)
berbalasan (+tindakan) dan (+durasi)
dilakukan tanpa tujuan dasar
(+tindakan) dan (+durasi)
hal me... (+ tindakan dan durasi)
begitu (dasar) (+tindakan dan saat)
|
v
REDUPLIKASI
AJEKTIFA
|
NO
|
Dasar pembentuk
|
contoh
|
makna gramatikal & komponen makna
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
|
Dasar Ajektifa
|
kecil-kecil
lebar-lebar
baik-baik
kebiru-biruan
jauh-jauh
sepandai-pandai
intensitas
|
banyak yang mendasar (+keadaan &
ukuran)
se (dasar) mungkin (+keadaan dan
ukuran)
hal yang dasar (+keadaan & ukuran)
sedikit bersifat (dasar) (+keadaan
& warna)
meskipun (dasar) (+keadaan &
sikap)
sama (dasar) (+keadaan& ukuran)
(+keadaan & ukuran)
|
v
REDUPLIKASI
DASAR KELAS TERTUTUP
Kata-kata kelas
tertutup adalah kata-kata yang keanggotannya sukar bertambah atau berkurang,
dan numlah keanggotannya relatif terbatas. Oleh karena itu jumlahnya terbatas,
maka aka dibicarakan sebagai berikut :
|
NO
|
Jenis reduplikasi dasar adverbia
|
jenis adverbia
|
contoh
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
|
reduplikasi dasar adverbia negasi
reduplikasi dasar adverbia larangan
reduplikasi dasar adverbia kala
reduplikasi dasar adverbia keharusan
reduplikasi dasar adverbia jumlah
reduplikasi dasar adverbia taraf
reduplikasi dasar adverbia frekuensi
reduplikasi dasar numeralia
reduplikasi dasar konjungsi
koordinatif
reduplikasi dasar konjungsi
subordinatif
|
bukan, tidak,tak ,tiada
jangan dan tidak boleh
sudah dan telah
kali, mau dan boleh
banyak, sedikit, cukup, lebih, kurang
dan cukup.
agak, sangat, amat, sekali, sedang,
kurang, dan paling.
sekali, jarang, sering, dan lagi
nama-nama bilangan
gabungan, kesertaan, melainkan,
kebalikan,penguatan
kalau, andai, dan sampai
|
di
sini kamu jangan bicara yag bukan-bukan
mari kita segera pulang, jangan-jangan ayah sudah di rumah
kerjannya hanya mengumpulkan harta seakan-akan bisa hidup selamanya
jangan bekerja semau-maunya saja
beri dia minum sedikit-sedikit
harganya paling-paling seribu rupiah
sekali-kali dia datang
juga kesini
anak-anak itu dibarisakn dua-dua
kita tidak perlu lagi mengingat
kejadian yang lalu-lalu
mari kita berkebun, kalau-kalau ada durian jatuh.
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar